KEGIATAN MGMP KIMIA SURAKARTA 10 Desember 2011
Posted by sarsidi in Tak terkategori.add a comment
Kegitatan tanggal 24 Desember 2011 Di SMA Negeri 5 Surakarta, dengan materi :
KEGIATAN WORKSHOP :
1. Minyak Atsiri ( Prof. DR. Harjono Sastro Hami joyo)
2. Analisis Logam dengan AAS ( DR. Noor Fitri. M.Si )
3. Analisis FTIR ( Tatang Shabur Julianto, M.Si )
4. Kromatografi ( Dwiarso Rubiyanto, M.Si )
5. Pembuatan arang aktif ( Drs. Allwar Ph.d)
Dimulai jam : 09.00 WIB
Harap bp/ibu guru kimia kota Surakarta menghadiri acara tersebut.
13 September 2010
Posted by sarsidi in Tak terkategori.add a comment
Tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011
Kata Kunci: International Year of Chemistry, iupac, IYC 2011, Marie Curie, Tahun Internasional Kimia, UNESCO Kabar gembira buat semua pecinta kimia, karena dua tahun mendatang tepatnya tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011 (International Year of Chemistry – IYC 2011 – Our Life , Our Future). Gagasan Tahun Internasional Kimia 2011 ini pertama kali dicanangkan pada bulan Agustus 2007 pada pertemuan umum The International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) di Turin Italia. Gagasan ini ternyata disambut baik oleh dewan PBB dan pada pertemuan PBB bulan Desember 2008, IUPAC dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyetujui untuk merayakan tahun 2011 sebagai Tahun Internasional Kimia. Tahun 2011 juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun penghargaan Nobel Prize Kimia untuk Mme Maria Sklodowska Curie, yang berarti juga peringatan akan kontribusi wanita ke ilmu sains. Peranan kimia dalam kehidupan manusia begitu penting, seluruh materi baik padat, larutan dan gas tersusun dari berbagai unsur-unsur kimia dan bahkan seluruh proses kehidupan ditentukan oleh berbagai reaksi kimia. IUPAC dan UNESCO menyadari sudah saatnya untuk memperingati keberhasilan kimia dan sumbangannya bagi kehidupan manusia. “Tahun Internasional Kimia akan meningkatkan apresiasi global terhadap perkembangan ilmu kimia dalam kehidupan kita dan masa depan kita. Saya berharap peringatan ini dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia dan meningkatkan ketertarikan kaum muda akan ilmu sains serta memberikan masa depan yang cerah bagi masa depan kimia”, sambutan dari Ketua the International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), Professor Jung-Il Jin pada pertemuan PBB. “Saya menyambut kesempatan untuk memperingati kimia sebagai salah satu dasar dari ilmu sains,” ujar Koichiro Matsuura, Direktur Umum UNESCO, “Meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia adalah suatu hal yang sangat penting dalam rangka menjawab tantangan pembangunan yang berkesinambungan. Adalah hal yang mutlak bahwa kimia berperan penting dalam membangun sumber alternatif energi dan menghidupi populasi dunia yang terus berkembang” tambahnya. Dalam memperingati Tahun Internasional Kimia 2011 akan direncanakan berbagai aktivitas dan event baik regional, nasional dan internasional yang didukung baik dari asosiasi kimia nasional, institusi edukasi, industri, pemerintahan dan organisasi non-pemerintahan. Aktivitas dan event ini berusaha memperkenalkan kepada publik luas tentang peranan kimia, memberikan solusi terhadap tantangan global, dan membangun generasi muda yang peduli terhadap sains. Situs chem-is-try.org juga akan turut aktif menyukseskan Tahun Internasional Kimia 2011 dengan berusaha bekerjasama dengan beberapa instansi yang peduli dengan sains. Jika kamu punya ide atau masukan untuk menyukseskan Tahun Internasional Kimia 2011, silahkan tulis pada bagian komentar artikel ini. Kami tunggu ide dan masukannya.
13 September 2010
Posted by sarsidi in Tak terkategori.add a comment
Berapa jumlah atom di bumi berubah sejak bumi diciptakan?
Seorang profesor yang sedang mempelajari bumi dan angkasa, bersedia menjawab pertanyaan di atas:
Berat kasar meteorit yang jatuh ke bumi dalam setahun dikatakan seberat 100.000 ton, tapi hampir semuanya adalah dalam bentuk debu (debu kosmik). Nilai 100.000 ton secara kasar diperkirakan dari:
- Jumlah debu kosmik di atmosfer
- Ukuran meteorit, dan frekuensi meteorit yang telah jatuh.Atmosfer juga dihamburkan ke angkasa luar, di sisi yang lain, partikel yang berenergi tinggi (sinar kosmik) tercurah dari luar angkasa ke bumi. Tapi jumlahnya sedikit. Sedangkan jumlah peralatan angkasa yang dikirim manusia juga sangat kecil.
Pemanasan Bumi dan Efekrumah Kaca 26 Maret 2010
Posted by sarsidi in 1.add a comment
Sehubungan dengan pemanasan bumi, apa yang disebut “efek rumah kaca”?
Kata Kunci: efek rumah kaca, radiasi inframerah
Yang dimaksudkan adalah terperangkapnya radiasi inframerah oleh atmosfer bumi, yang dapat meningkatkan temperature rata-rata di permukaan seluruh bumi, sama seperti terperangkap radiasi inframerah dalam sebuah kaca yang menyebabkan temperature di dalamnya meningkat.
Temperatur keseluruhan permukaan bumi, yang dirata-ratakan untuk semua musim dan cuaca, bergantung pada keseimbangan yang tepat antara banyak radiasi yang tiba kepada kita dan banyak radiasi yang dipantulkan kembali ke angkasa. Sekitar sepertiga energy matahari yang menerpa bumi dipantulkan kembali, sisanya diserap oleh awan, daratan, laut, dan para penggemar matahari. Kebanyakan energy yang diserap segera di terbangkitkan menjadi panas, atau radiasi inframerah, sama seperti yang terjadi dalam sebuah kaca.
Di atas permukaan bumi yang meradiasikan panas ada sebuah kanopi atau tenda yang transparan, sama seperti kaca di sebuah rumah kaca. Akan tetapi kanopi itu bukan terbuat dari kaca, melainkan berwujud sebuah lapisan udara, yakni atmosfer. Seperti kaca, atmosfer bumi sangat transparan bagi semua radiasi yang dating dari matahari. Akan tetapi gas-gas tertentu di atmosfer, terutama karbon dioksida dan uap air, adalah penyerap radiasi inframerah yang sangat efisien. Sama seperti rumah kaca, gas-gas ini menahan lolosnya sebagian radiasi inframerah ke ruang angkasa, dan membuatnya terperangkat dekat permukaan bumi. Akibatnya bumi menjadi agak hangat dibanding seharusnya andaikata atmosfer tidak mengandung karbon dioksida dan uap air.
Protes radiasi yang ke bumi dan yang ke luar lagi semula senantiasa menyeimbangkan diri, alhasil planet kita, alhasil planet kita memiliki temperature rata-rata yang kurang lebih sama lebih dari ribuan tahun. Akan tetapi kegiatan manusia belakangan ini telah mengubah keadaan itu. Sejak revolusi industry dimulai sekitar ratusan tahun silam, kita telah membakar batu bara, gas alam, produk-produk minyak bumi dengan laju yang terus meningkat. Ketika semua bahan bakar ini di bakar ini di bakar, proses tersebut menghasilkan karbon dioksida yang selanjutnya melayang ke udara. Akibatnya jumlah karbon dioksida di atmosfer telah meningkat sekitar 30% dibanding dengan ratusan tahun silam. Makin banyak karbon dioksida berarti makin banyak radiasi inframerah yang terperang dan makin tinggi temperature.
Besar pemanasan bumi yang di dapatkan oleh tambahan karbon dioksida sebanyak itu sulit didapatkan. Di satu pihak, lautan dan hutan mengurangi efek tersebut dengan menyerap karbon dioksida dari udara. Dipihak lain, hutan hujan di dunia yang tersisa dengan cepat semakin berkurang akibat penebangan dan pembakaran tak terkendali, yang pada gilirannya memperumit masalah dengan menyumbangkan karbon dioksida lebih banyak lagi ke udara. Walaupun kita mungkin tidak dapat menentukan besar pemanasan bumi yang di sebabkan oleh karbon dioksida buatan manusia, kenyataan telah membuktikan bahwa temperature rata-rata bumi naik secara tidak wajar selama ratusan tahun-tahun terakhir, dan muungkin akan masih naik lagi antara 0,8o C hingga 2,5o C selama ratusan tahun mendatang karena jumlah karbon dioksida di udara menjadi dua kali lipat.
Kenaikan temperature beberapa derajat saja mampu berakibat sebuah bencana. Jika suhu di Kutub Utara dan Kutub Selatan menjadi lebih hangat, sejumlah besar es yang mencair akan menaikkan tinggi permukaan air laut dan akan menenggelamkan kota-kota pantai di seluruh dunia. Dampak yang paling ringan adalah perubahan pola cuaca bumi, dengan konsekuensi bermakna yang harus di tanggung oleh system produksi pangan dan pasokan air. Rumah kaca alami planet kita boleh jadi sama mudah pecahnya dengan rumah kaca tanaman yang betul-betul terbuat dari kaca.